22.2.10

menjelang utul dan ilmu ekonomi pada akhirnya




Akhirya hari ini saya bulat memilih jurusan ilmu eknomi pada pendaftaran ujian masuk UGM. kebetulan hari ini tiket untuk ke balikpapan juga sudah terbeli.saya akan menjalani ujian tulis di balikpapan, tgl 28 maret. tapi karena ada verifikasi data (daftar ulang) di panitia utul lolkal yang palit lambat tanggal 17, jadi saya ke balikpapan sebelum tanggal 17, yakni tanggal 14 maret.sebenarnya tesnya ada diadakan di beberapa kota di indonesia, macam jogja, jakarta, medan, dll kota-kota besar indonesia. maunya sih di jakarta, biar sekalian bisa jalan-jalan keliling jakarta-bandung. di jakarta ada kak rijal dgn kak randy (lumayan bisa numpang n diajak jalan-jalan :P). di skitar depok (apa ya nama daerahnya) ada kak diku ma kak azhar. sudah lama nda ketemu mereka. kalo ketemu bisa seru-seruan lagi. trus di bogor ada ila dan keluarga (spupu). trus di bandung, bisa kunjungi aldy skalian keliling-keliling. di jakarta bisa ke lomo embassy skalian ato kalo beruntung bisa datang ke gignya White Shoes ato GE ato blanja-blanja murah di bandung. tapi mengikuti saran orang tua, katanya biar nda nyasar di jakarta, karena di jakarta-bandung juga nda ada yang akan mengurusi saya mengingat aldy juga sibuk kuliah, dan mengetahui bahwa di balikpapan juga ada sepupu dan keluarga-keluarga, jadilah saya di balikpapan. kalo di jogja,saya nda tahu apa-apa, belum pernah kesana, saya sendiri takut terlunta-lunta, mengingat kak ahlul sendiri akan ke hong kong pertengahan maret apabila misalnya saya tiba di jogja. kata Abah sih begini kalo di jogja:


"kamu nginap di asrama saja..itu banyak asrama yang pemerintah buat.."" dulu saya sama tantemu, erna, waktu ke jogja buat ugm juga, erna tingga di asrama.." dst. tapi saya masih ragu-ragu, takut ntar bingung-bingung dan terlunta-lunta (macam gelandangan) di jogja.hehehe. yah lumayan di balikpapan juga bisa jalan-jalan. apa ya tempat seru disana?


--Tentang Ilmu Eknonomi, yang saya pilih.


Saya memilih jurusan ilmu ekonomi, setelah menimbang-nimbang beberapa lama. dulu sih pas di sekolah, saya di jurusan IPA jadi nda nyambung ke ekonomi, tapi biasa ketemu ekonomi-ekonomi pas ikut ekskul debat bahasa inggris dan kompetisi-kompetisi. biasanya dapat motion yang berhubungan dengan masalah ekonomi. sejak itu saya mulai berhubungan dengan kajian ekonomi, tapi saya waktu itu masih ingin sekali di hubungan internasional. pikirnya sih kalo lulus HI bisa berkarier di departemen luar negeri ato ASEAN ato PBB ato kalo tidak di NGO (cita-cita saya memang tinggi ya, harap dimengerti sodara-sodara sekalian ^^v). Tapi, saya tidak pernah berhasil lulus masuk HI, sudah dua kali saya mencoba menembak HI (pertama HI UI, kedua HI UGM) tidak pernah lulus, maybe this is a particular kind of sign.


tapi ternyata setelah saya telaah-telaah (gathering clues and look for signs), ternyata di lembaga-lembaga yang tadi saya sebutkan (selanjutnya kita sebut sebagai lembaga ABC) tidak harus lulusan HI. dan lebih penting lagi di lembaga ABC tadi, orang-orang yang dibutuhkan adalah mereka yang ahli di bidangnya masing-masing. Di lembaga ABC, dibutuhkan mereka yang mengerti hukum, ekonomi, HAM, hubungan internasional, sosial, diplomasi dan bidang-bidang lainnya dimana semuanya akan di tempatkan di fieldnya masing-masing. Jadi akhirnya saya harus memilih, di bidang mana saya akan ahli?


Akhirnya, saya memilih ilmu ekonomi.Saya mau ahlinya di Ekonomi. Saya tidak minat di akuntansi ato manajemen, walaupun jurusan demikian sangat diminati dan lapangan kerja lebih luas, karena pertama saya tidak suka akuntansi (maap ya kak ua, kak rieka, kak ayumi, kak azhar..hehe ^^v) dan lagi pula saya tidak pernah mengerti akuntansi sejak saya mempelajarinya di bimbingan belajar. Jurusan manajemen bisa diambil pas S2 (belum ada rencna kesitu sih, tapi ya, sayang deh ambil S1 manajemen, padahal bisa ambil s2 manajemen, ngerti nda ya? pokoknya begitulah. hehe.). walaupun jurusan ilmu ekonomi menduduki urutan ketiga bila diukur dari tingkatan banyaknya peminatnya, ilmu ekonomi tetap yang nomor satu deh. Dan lagipula, saya ambil ilmu ekonomi dengan cita-cita bahwa itu akan menjadi landasan dasar pada saat saya melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi (misalnya master sains, MBA, MM, dst pendiikan lebih tinggi di bidang ekonomi, binis, keuangan, dan manajemen..amin2,muda-mudahan ksampaian) sampe PHD (it's so great to reach this degree!).


Kemudian, jurusan ilmu ekonomi UGM sudah melalui tahap sejarah yang panjang sejak UGM berdiri dan tiap tahunnya selalu meningkatkan kualitasnya. FEB UGM sendiri memiliki jaringan internasional yang luas, contohnya AACSB (The Association to Advance Collegiate Schools of Business International), Asean University Network, Nibes (Network of International Business and Economics Schools), kemudian kerjasama dengan puluhan universitas dari eropa, asia dan amerika mliputi program dual degree, pertukaran dosen dan mashasiswa, kunjungan dosen asing dll. dan tak kalah pentingnya adalah fasilitas yang lengkap, dosen mutakhir, kegiatan-kegiatan akademik yang bervariasi dan banyak, hingga ke program pertukaran dan beasiswa luar negeri. Dan lebih penting lagi, tinggal di Jogjakarta, yang kotanya bersahaja dan berbudaya.

Untuk lebih jelasnya mengenai jurusan IE, berikut ini kutipan dari website jurusan IE FEB UGM:

"Field ilmu ekonomi banyak. Ada ekonomi publik yang mempelajari pajak dan pengeluaran pemerintah. Ekonomi moneter yang mempelajari tentang sistem keuangan, lembaga-lembaganya, dan bank sentral. Ekonomi internasional yang mempelajari perdagangan internasional, kebijakan perdagangan, pasar valuta asing, dan rezim nilai tukar. Ekonomi bisnis yang mempelajari bagaimana strategi perusahaan dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungan makro, industri, dan membuat analisis ekonomi untuk investasi di pasar modal. Terakhir, ekonomi pembangunan yang mempelajari tentang kemiskinan dan aspek-aspek pembangunan seperti pendidikan, kelembagaan, kesehatan dan lain sebagainya.


Apa yang berbeda dengan Jurusan Akuntansi atau Manajemen? Kedua jurusan ini jelas tidak mempelajari tentang isu-isu ekonomi negara. Dan yang lebih penting lagi, kedua jurusan ini tidak mempelajari tentang efisiensi alokasi sumberdaya masyarakat secara keseluruhan. Yang dipelajari lebih pada keputusan yang dibuat oleh individu perusahaan dan efeknya pada (profitabilitas) perusahaan. Apakah keputusan perusahaan ini memiliki dampak pada kesejahteraan masyarakat atau tidak dievaluasi oleh Jurusan Akuntansi dan Manajemen. Karena jurusan ilmu ekonomi mengajarkan analisis makro, maka kemampuan abstrak logis sangat menentukan. Ilmu ekonomi tidak sepraktis ilmu yang dipelajari di Jurusan Akuntansi dan Manajemen.


Jadi, karir apa yang cocok untuk alumni Jurusan Ilmu Ekonomi? Karena kita mempelajari pemikiran dasar dalam ilmu ekonomi dan analisis, maka profesi yang terkait dengan analisis ekonomi secara umum adalah yang paling tepat. Dalam hal ini, pekerjaan-pekerjaan di lapangan publik seperti di BI, Bappenas, Depertemen Keuangan, Departemen Luar Negeri, dan KPPU tepat. Selain itu, pekerjaan-pekerjaan di lembaga-lembaga internasional (World Bank, Asian Development Bank), lembaga penelitian (LIPI, CSIS, SMERU) dan lembaga swadaya masyarakat (Katiga, YLKI) juga tepat . Lebih dari itu sektor swasta seperti bank, analis untuk brokerage firm, dan jurnalis di media massa (baik cetak maupun elektronik) untuk isu-isu ekonomi juga cocok."

....

Terlepas dari semua hal diatas, saya berdoa semoga saya lulus.
¾